DRgrtea

Medsos DRcjgrTeA

Media Sosial Duridwangurunatafkar

Alih Bahasa

English French German Spain Italian Dutch Russian Brazil Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

DRMenuNavigasiBar

menunavngampar

drcnavbar

Sabtu, 14 Maret 2026

Nasihat untuk orang yang terdholimi

Dalam kitab al-Shumt wa Adab al-Lisân, Imam Ibnu Abi Dunya mencatat sebuah riwayat tentang Khalifah Umar bin Abdul Aziz dan seorang yang mengadu kepadanya. Berikut riwayatnya:
 حَدَّثَنِي إِبْرَاهِيمُ بْنُ سَعِيدٍ، حَدَّثَنَا مُوسَى بْنُ أَيُّوبَ، حَدَّثَنَا ضَمْرَةُ، عَنِ ابْنِ شَوْذَبٍ، قَالَ: دَخَلَ رَجُلٌ عَلَى عُمَرَ بْنِ عَبْدِ الْعَزِيزِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ، فَجَعَلَ يَشْكُو إِلَيْهِ رَجُلًا ظَلَمَهُ، وَيَقَعُ فِيهِ، فَقَالَ لَهُ عُمَرُ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ: إِنَّكَ إِنْ تَلْقَى اللَّهَ وَمَظْلَمَتُكَ كَمَا هِيَ خَيْرٌ لَكَ مِنْ أَنْ تَلْقَاهُ وَقَدِ انْتَقَصْتَهَا 
Ibrahim bin Sa’id bercerita kepadaku, Musa bin Ayyub bercerita, Dlamrah bercerita, dari Ibnu Syaudzab, ia berkata: 
“Seseorang masuk ke (kediaman) Umar bin Abdul Aziz radliyallahu ‘anhu, lalu mengadu kepadanya bahwa ada seseorang yang menzaliminya. Ia pun mencaci maki orang yang menzaliminya tersebut.” 
Umar bin Abdul Aziz radliyallahu ‘anhu berkata: “Sesungguhnya jika kau berjumpa Allah dalam keadaan terzalimi lebih baik daripada kau berjumpa dengan-Nya dalam keadaan mencaci maki orang (lain) yang menzalimimu.” 
(Imam Ibnu Abi Dunya, al-Shumt wa Adab al-Lisân, Beirut: Dar al-Kitab al-‘Arabi, 1410 H, h. 267) 
****
Cara pandang kita saat mengalami kezaliman perlu diubah, apalagi jika kezaliman itu kita laporkan kepada Allah subhanahu wa ta’ala. Kita sering mendengar doa orang terzalimi itu mustajab, tapi dalam melakukannya kita harus tetap berpegang teguh pada akhlak. Karena kita sedang berdoa kepada Allah, Tuhan yang Mahabaik, yang dalam salah satu firman-Nya mengatakan (QS. Al-Hujarat: 11):
 يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا يَسْخَرْ قَوْمٌ مِنْ قَوْمٍ عَسَىٰ أَنْ يَكُونُوا خَيْرًا مِنْهُمْ وَلَا نِسَاءٌ مِنْ نِسَاءٍ عَسَىٰ أَنْ يَكُنَّ خَيْرًا مِنْهُنَّ ۖ وَلَا تَلْمِزُوا أَنْفُسَكُمْ وَلَا تَنَابَزُوا بِالْأَلْقَابِ ۖ بِئْسَ الِاسْمُ الْفُسُوقُ بَعْدَ الْإِيمَانِ ۚ وَمَنْ لَمْ يَتُبْ فَأُولَٰئِكَ هُمُ الظَّالِمُونَ 
“Wahai orang-orang yang beriman, janganlah satu kaum mencemooh (mengolok-ngolok) kaum lainnya, bisa jadi yang dicemooh lebih baik dari mereka, dan janganlah sekumpulan wanita mencemooh kumpulan wanita lainnya, bisa jadi yang dicemooh lebih baik dari mereka. Dan janganlah suka mencela dirimu sendiri dan jangan memanggil dengan gelaran yang mengandung ejekan. Seburuk-buruk panggilan adalah (panggilan) yang buruk sesudah iman, dan barangsiapa yang tidak bertobat, maka mereka itulah orang-orang yang zalim.”
Ayat di atas adalah etika pergaulan sosial yang dikehendaki Allah untuk manusia. Jangan saling mencemooh, mencela, memaki, mengolok-olok dan mengejek, karena kita tidak tahu kedudukan mereka di sisi Allah. Jangan pula memanggil dengan panggilan yang mengandung ejekan. Bagi Allah, panggilan tersebut adalah seburuk-buruknya panggilan, dan Allah menghendaki mereka bertobat jika terlanjur melakukannya. Jika tidak, mereka termasuk orang-orang yang zalim.
Artinya, ketika seseorang mengadukan orang yang menzaliminya kepada Allah, lalu mencaci makinya, ia telah terlepas dari rambu-rambu etika yang dikehendaki Allah. Karena itu, Khalifah Umar bin Abdul Aziz merasa risih saat mendengar aduan rakyatnya. Karena dalam aduannya, ia memasukkan cacian dan makian, meski yang diadukan adalah orang yang menzaliminya. Oleh sebab itu, ia mengatakan, “sesungguhnya jika kau berjumpa Allah dalam keadaan terzalimi lebih baik daripada kau berjumpa dengan-Nya dalam keadaan mencaci maki orang yang menzalimimu.”
Hal penting lainnya adalah, sebelum kita menganggap diri kita terzalimi, kita harus periksa diri kita terlebih dahulu. Kita harus amati rangkaian peristiwa yang kita anggap kezaliman itu. Kita perlu mempertanyakan, apakah kezaliman yang menimpa kita murni karena kezaliman pelakunya, atau kita turut berperan serta dalam rantai kezaliman tersebut. Karena manusia itu makhluk perasa yang sering tak merasa, seakan-akan perasaan hanya berguna ketika dizalimi, tapi tidak ketika menzalimi. Kita lebih mampu merasakan hinaan kepada kita daripada hinaan kita kepada orang lain.
Belum lagi jika kebencian sudah merasuk, hinaan dan cacian akan berkembang sedemikian rupa menjadi fitnah dan laknat. Jika itu sudah terjadi, hati kita akan gelap, tidak bisa lagi memandang kebaikan orang yang kita benci. Kita hanya bisa melihat kesalahan dan keburukannya. Tentu saja ini berbahaya, karena kita perlahan-lahan lupa bahwa yang sedang kita pandang adalah manusia biasa, bukan nabi yang maksum. Artinya, ada kebaikan yang pernah dilakukannnya, dan ada pula keburukan yang pernah dilakukannya. Tapi, ketika kita sudah dibutakan oleh benci, kebaikan dilihat dengan curiga, dan keburukan dilihat dengan selera. Pada akhirnya, laknat terlempar dengan sengaja. Padahal Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam sangat melarangnya. Beliau bersabda (HR. Imam Abu Dawud dan Imam al-Tirmidzi):
 لا تَلاعنُوا بلعنةِ اللَّه، ولا بِغضبِهِ، ولا بِالنَّارِ 
“Janganlah kalian saling laknat-melaknati dengan menggunakan (ucapan) laknat Allah, jangan pula dengan (ucapan) murka Allah, dan jangan pula dengan (ucapan) masuk neraka.”
Di samping itu, jika kita bicara pengamalan agama dalam tataran ideal, orang yang terzalimi memiliki peluang amal yang tidak dimiliki orang lain, yaitu memaafkan meski belum dimintai maaf. Menggunakan cara pandang ini, orang yang sedang dizalimi laiknya orang yang berdiri di depan pintu amal. Ia memiliki kesempatan yang tidak semua orang punya. Tergantung ia mau memasukinya atau tidak. Rasulullah bersabda (HR. Imam al-Thabrani dan Imam Ibnu Abi Dunya):
 مَنْ سَرَّهُ أَنْ يُشْرَفَ لَهُ الْبُنْيَانُ، وَتُرْفَعَ لَهُ الدَّرَجَاتُ فَلْيَعْفُ عَمَّنْ ظَلَمَهُ، وَلْيُعْطِ مَنْ حَرَمَهُ، وَلْيَصِلْ مَنْ قَطَعَهُ 
“Barangsiapa yang ingin dibangunkan baginya bangunan (di surga), dan diangkat derajatnya, hendaklah ia memaafkan orang yang menzaliminya, memberi orang yang membakhilinya, dan menyambung silaturahmi pada orang yang memutuskannya.” (Imam Ibnu Abi Dunya, Makârim al-Akhlâq, h. 332)
Dalam riwayat lain, Rasulullah bersabda (HR. Imam Ibnu Syahin):
 إِذَا كَانَ يَوْمُ الْقِيَامَةِ يُنَادِي مُنَادٍ فَيَقُولُ: أَيْنَ الْعَافُونَ عَنِ النَّاسِ؟ هَلُمُّوا إِلَى رَبِّكُمْ خُذُوا أُجُورَكُمْ، وَحَقَّ عَلَى كُلِّ مُسْلِمٍ إِذَا عَفَا أَنْ يُدْخِلَهُ اللَّهُ الْجَنَّةَ 
“Di saat hari kiamat kelak, ada pemanggil yang (tugasnya) menyeru, lalu ia berkata: 'Di manakah para pemaaf yang memaafkan orang lain?' Kemarilah menuju Tuhan kalian, ambillah pahala kalian. Dan (sudah menjadi) hak setiap muslim jika ia memaafkan, Allah akan memasukkannya ke surga.” (Imam Ibnu Syahin, al-Targhîb fî Fadlâ’il al-A’mâl wa Tsawâb Dzalik, Beirut: Darul Kutub al-Ilmiyyah, 2004, h. 149)
Artinya, kita memiliki pilihan ketika dizalimi, mengadukannya kepada Allah dengan berdoa, atau memberi maaf. Semuanya berada di tangan kita. Yang terpenting adalah, kita harus menghindari cacian, makian, dan celaan dalam menjalankannya. Sebelum membuat pilihan, kiranya perlu kita renungkan peringatan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam berikut ini (HR. Imam al-Tirmidzi):
 لَيْس المؤمِنُ بِالطَّعَّانِ، ولا اللَّعَّانِ ولا الفَاحِشِ، ولا البذِيِّ 
“Bukanlah orang yang beriman, (karena) sebab kesukaannya mencela (orang lain), melaknat (orang lain), berbuat keji, dan berkata kotor.” 
Semoga kita terselamatkan dari kebencian yang membabi buta. Amin. Wallahu a’lam bish shawwab... 
Muhammad Afiq Zahara, alumni PP. Darussa’adah, Bulus, Kritig, Petanahan, Kebumen

======

Rabu, 11 Maret 2026

Nampi sora tanpa tininggalan = kiamat = qiyamah

https://translate.google.co.id/ kitu tah.....
====================================
Bahasa Sunda:
===========
Dina mangsa ngadangu sora tanpa tininggalan, maka eta teh pamuka kiamat.
kiamat=qiyamah
Qiyamah sorangan, keun bae, mening kitu. Tong menta kiamat rongkah.

Qiyamah ruh sareng malaikat, anu mana ruh sareng malaikat moal nyarios kajabi diwidian ku Alloh nu sifat rohman.
Saha nu karep, jantenkeun Alloh ma-ab (tempat pangbalikan, panemblehan) dina hartos najan ruh najan malaikat oge anu kalam, manco bae ka Alloh da gaduh sifat mutakalim.

Mangsana nampi sora, manco bae urang jeung Alloh.
Alloh mutakalim, urang mah basyar dijantenkeun ngadangu teh ku masyi-ahna, ku karepna Alloh. Nampi dietang, yen urang aya saena.

Ruh jeung malaikat mah apilain.
ngan bae, nu mulya mulyakeun; nu hina bawa mulya.

Iblis jeung setan tong disebut, mung upami kadangu aya nu nyebut,
[Bebeja ka Alloh, atanapi khitob -pituturan- iblis jeung setanna]. Ka Iblis: "ieu poenan waktu nu maklum." Ka setan: (-apilain-); bebeja ka Alloh, "Ya Alloh, kaula lubar tina parentah awonna, kaula sieun ku Salira Ku Anjeun."

Bawa kabeh makhluk kana hampurana Alloh.
tong ngarobah amal, sabab ku ngarobah amal, moal bisa mawa kabeh makhluk nepika mang mentakeun hampura sabab geus beda.
Ku kitu sakali deui, sing kuat tong ngarobah amal.

===========
Bahasa Ibrani:
===========

כשאתה שומע קול ללא הפסקה, זוהי תחילת השעה. שעה = קיאמה קיאמה עצמה, רק תחשוב על זה. אל תבקש שעה פתאומית. קיאמה של הנשמה והמלאכים, שבה הנשמה והמלאכים לא ידברו אלא ברשותו של אללה, הרחום ביותר. מי שרוצה, שאללה יהיה מקום השיבה, מקום המקלט, במובן שגם הנשמה, אפילו המלאכים הכלואים, זרים לאללה ובעלי טבע של מותקלים. כאשר אתה מקבל את הקול, אתה זר לאללה. אללה הוא מותקלים, אנחנו אלה שנועדנו לשמוע בחסדו, ברצון אללה. קבל זאת, אם אנחנו טובים. הנשמה והמלאכים שונים. רק, האצילים תהלו; הצנועים מביאים תהילה. השטן והשטן אינם מוזכרים, רק אם מישהו אומר זאת, [אמר לאללה, או את החיטוב -דבר- של השטן ושדיו]. לשטן: "זה הזמן שנקבע." לשטן: (-אפילאין-); אמור לאללה, "הו אללה, נמלטתי מפקודתו הרעה, אני חושש ממך." הבא את כל היצורים לסליחתו של אללה. אל תשנה את מעשיך, כי על ידי שינוי מעשיך, אינך יכול לגרום לכל היצורים לבקש סליחה משום שהם שונים. לכן שוב, היה חזק ואל תשנה את מעשיך.

Google.ai | Duridwan-TeA | 121d0t34

Aistudio.google.com | proyek-duridwan-tea-121d0t34
Api key

curl "https://generativelanguage.googleapis.com/v1beta/models/gemini-flash-latest:generateContent" \
  -H 'Content-Type: application/json' \
  -H 'X-goog-api-key: AIzaSyCDxX41MGDQUHa6rQRBYtuKE4SXdBUisUE' \
  -X POST \
  -d '{
    "contents": [
      {
        "parts": [
          {
            "text": "Explain how AI works in a few words"
          }
        ]
      }
    ]
  }'

=====
AIzaSyCDxX41MGDQUHa6rQRBYtuKE4SXdBUisUE

KEYAPI-Duridwan-TeA-121d0t34

projects/621125426608

Aistudio.google.com | projects_621125426608
=====

API Key             : AIzaSyBCfyazUCJGRWWdYAHPQ2qALlf_G8_EJpA
Name                 : Duridwanvhost API Key
Project name      : projects/621125426608
Project number   : 621125426608
=====



Posting Populer

Entri yang Diunggulkan

Nasihat untuk orang yang terdholimi

Dalam kitab al-Shumt wa Adab al-Lisân, Imam Ibnu Abi Dunya mencatat sebuah riwayat tentang Khalifah Umar bin Abdul Aziz dan seorang yang men...

Duridwan TeA Google Arsip

Tampil Ful Skrin

Tampilan penuh layar

Klik tombol "Penuh" untuk mode ful skrin. Tutup dengan cara klik tuts "Esc" di kibot, atau dengan mengklik tombol "Normal" saja.

Penuh Normal

Materi artikel

DRLabel

.NETdr 'Urwah ۝۞ دعاء الأوراد ۞۝ 1drive 2019 3Dwarehouse Abaib Academia AdminisGuru Adzan AKGTK Akrab 9497 AkselelatorDRc Aksioma Alfa Aljamal amrik Anakku Android Apache API Aplikasi Aplikasi Online Aplikasiku aqidah aqo'id Arsiper Arudl ASPnet Atribusi Attaqwa Audacity Audio Aurod AutoCAD ba'da sholat Ba'diyah Babad Bahasa Indonesia Balaghoh Baleomol bangpol Banner basund Belajar.id Biantara bilibiliTV bing.com Biografi Bisikan Bisnis Blog blogku Bluestack BMTT Bola Dunia Boxmode BUKU C++ Caknun Canva Capcut CData Cerita Chanel Cijagong cmd Copast Coreldraw;Koreldrow cortang CPANEL cv Daftar Isi Daftar Tamu Dailymotion Dakwah Daring db515TB Dek@t Dikdasmen Diktat Do''a Domainesia dongeng Download DRctvone DRcVivaTV drDropbox DRlink drMedsos drSamiraTeA DRsampeu drSoftaculous drSQL DRxampp DTD Duridwancijag duridwanMI E-Book Earth eDGe Edmodo Edwin eftepe ekstensi Emulated Epson eSDeKU Excel Facebook Fafa Belajar favicon FB FBwatch Fikih Film FKGN FKSS Flickr ftf ftp Gambar Gaweku GDexcel GDrive GDword Gif Giphy Github Goguru GooForm googele GooTeA GooWork Gosiswawi GS v2 Gudang Gif GuMeng Guru Hotmail HP HPpc HPrint HUDHUD ATTWITERI humor HVR iframe IHTT IIS IKBAL ikonku Ilham Ilmu Waris Imam Mahdi Iman imrithi imtihan Inlislite ips Ips siswa irkhash Ishol Israel Jackie Chan JadwalHirup Jendelatea Jerosimut Jurumiah Kaamengan Kaldik karuhun Kasintu Kasyif Kemdak Kenangan Kepesantrenan KHMZ Khutbah Idul Adha Khutbah Jum'at Kitab Koneng KlaudiAwan KMS KodeBlok Koding Komentarku konsorsium Kristen KSM KSM_24 kulsub Kumer Kutab Kuning Lalogin Laporan Laporan25 link lirik sunda Literasi LKSATA Logo lokalhost Lokasi LTNU Malaikat Mama Gelar mapel Mapel Plus marawis materi ajar materi ips materi sunda Mediafire Menu Mulai Messenger meta Metode Belajar MGMP MTS Mi.co.id Microsoft Mikrosoft Word MKKS MKSS MKT Modul MoU Movie MTs. Muhawarot Mushaf Sunda Mvs Nabi nadhom nahwu Nashoih Nasihat Pernikahan Nasrudin Hoja Nasyid NewTabTvSearch Ngablog ngaDOS Ngaji Pontren Nganet Ngaos ngaweb Ngimel Ngobrol Solat ngobrolgurutea ngoding Ngoleksi Nikah Nonton Nubuwwah NUID NUPTKku Nyekrip Nyitus OderPejKu Office office 2010 Office.co.id Offidocs ome Ome.TV omeaeun Onedrive Onlen Opis OpisTeA Oracle OSIS Outlook Pakakas Pamilarian Panulung PaperDropboxTeA PAS PAS S1 PAT pdf Penahexa Penilaian Perangkat Guru Peringatan Nabi perpus Perpusdig PHBI photo Phyton Pintarkem PKKM PKKS PKSS PohonKeluarga Ponpes Portabel Post WA PPDB PPKKS Prkt Ltk Program Files Proker Proposal Prosem Prota PTS PTS S1 publikteaqta Pupujian Quran Sunda Rapat RDM Removal renungan Resize RFC RidsyafTeA Risalah Risalah Sholat RKS Rohbiyah Romadlon Romadon Rumus Rumus;PHP; RumusHead s.idku Safari Santif Sanusi Scribd segitiga Sekolah seren tampi Sertifikat sholat Shopee Shorof sifat_20 Silaturahmi Simdif SIMPATIKA sinopsis sipd sisitv siswa sitegog Skenario Belajar Sketchup SketsaupTeA Slayid SMA Soal Soanten Software SoraTeuPerluNinggal StoryTelling Suara Sukapura sumputkeun sunda syare'at Ta'lim tabir mimpi Tadabbur tadarrus TafkarMart Tahajud Tahlil Tasbeh Taskbar Tauhid Tawasul Tema Blog tenor.com Terjemah tiktok TimTeA tips n trick Trik Tsaqifah tulisan TV Nasional Twitter Usaha Vektor Video Video Player Video;Edit Video;Rara VideoPost vidio w3s WA - AYT wahyu Wali Walimahan Wallpaper wayang WeA Windows Wirid Witir word Wordpress WordTeA WorldBank WP WPS WS XLS DRcjgTeA Yahoo yandexck Yapista link YT ytDuridwanSunda YTstudio Yutub ZIP Zoom سلاح الدعوة
×
Judul