Seakan ditelinga. Yakinkan DITELINGA
Ibroohim (14): 7
وَإِذْ تَأَذَّنَ رَبُّكُمْ لَئِن شَكَرْتُمْ لَأَزِيدَنَّكُمْ ۖ وَلَئِن كَفَرْتُمْ إِنَّ عَذَابِي لَشَدِيدٌ (7)
terjemah/alih bahasa: [ada syu'ub (bangsa-bangsa), dan ada qobail (suku bangsa)]
[Indonesia]
"Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan; “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih"ز
[Indonesia: SUNDA]
Perhatikan: تَأَذَّنَ (memaklumkan, memberitahukan, )
=======================
تَأَذَّنَ mengandung kata اُذُنٌ (telinga), bab kedua tsulatsi mazij warna pertama ada yang bermakna مطاوعة menjadikan....
تَأَذَّنَ bukan hanya memaklumkan, memberitahukan, membicarakan.... tetapi....
[Makna halus yang dangkal -seakan mujassimah-]
"Alloh, Tuhannya manusia itu, langsung berbicara DITELINGA." ||
[Makna dalam ('amiq) -kata yang perlu digurinda/dihampelas agar halus-] Si manusia (si kafir | tidak dilirik | fokus kepada MANUSIA)....
[Silahkan perhalus dan fikir kata-kata yang sesuai agar tetap menjaga ketauhidan bahwa Alloh, Mukholafah Lil-Hawadits, dan Alloh juga 'ala kulli syaein qodiir]
"Alloh, tuhannya manusia, TUHANNYA KAMU, ALLOH ADA DIHADAPANMU, DENGAN MULUT YANG MENGELUARKAN KATA-KATA YANG JELAS TERLIHAT OLEHMU, yang mana Alloh itu ada didepanmu, ada dihadapanmu, -(bs) manco, meneko- memperhatikan, dimana posisi TUHANMU dalam keadaan berbicara."
Atau mungkin dalam suasana yang lebih syahdu, lebih mesra....
TANGAN ALLOH TUHANMU, memegang pundak dan bahumu, sementara BIBIRNYA ada di sisi telingamu membisikan....."Jika kamu bersyukur, aku tambah nikmatmu"
Jangan sampai, justru suasana dalam keadaan genting dan menyeramkan.....
TUHANMU, MENDEKATKAN WAJAHNYA, DENGAN PELOTOTAN DAN BENTAKAN...
terdengar jelas teriakan.... "Jika kamu bersyukur, aku tambah nikmatmu"
تَأَذَّنَ, memaklumkan, memberitahukan....
Alloh (Tuhan)nya manusia, memang tidak terlihat, tidak tampak, akan tetapi...
yakinkan ketika تَأَذَّنَ , Alloh ada di dekatmu, dan Alloh Tuhanmu ingin agar kamu, wahai manusia melihatnya (membayangkan melihat) kepada-NYA kepada Tuhanmu, kepada Alloh-mu!!!.
=============
تَأَذَّنَ, memaklumkan, memberitahukan....
Alloh (Tuhan) ingin kamu, wahai manusia melihatnya, merasakan dekatnya dan bahkan dalam dekapannya.....
///dari sisi ayat:\\\
Alloh ingin meyakinkan bahwa, ketika تَأَذَّنَ , manusia mendengarkan sekaligus melihat,
ALLOH ADA DI SANA, DENGAN MATA YANG FOKUS, DAN MULUT BERBICARA.
ALLOH DEKAT DENGANMU,
BAHKAN ALLOH MENDEKAPMU... BILAPUN TIDAK, JADIKAN ALLOH DIDEKAPANMU.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar