ANALISIS KETERKAITAN SKL, KI, KD, IPK,
MATERI PEMBELAJARAN, KEGIATAN PEMBELAJARAN, DAN PENILAIAN
Satuan Pendidikan :
MTsS
TAUHIDUL AFKAR
Mata Pelajaran :
Qur’an Hadits
Kelas /Semester :
VII/Genap
Tahun Pelajaran :
2025/2026
Kompetensi Inti
1.
Menghayati ajaran agama yang
dianutnya
2.
Menunjukkan perilaku jujur,
disiplin, tanggungjawab, peduli (toleransi, gotong royong), santun, percaya
diri, dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam
jangkauan pergaulan dan keberadaannya
3.
Memahami pengetahuan (faktual,
konseptual, dan prosedural) berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu
pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait fenomena dan kejadian tampak mata.
4.
Mencoba, mengolah, dan menyaji dalam
ranah konkret (menggunakan, mengurai, merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan
ranah abstrak (menulis, membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai
dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut
pandang/teori.
|
Aspek |
Standar Kompetensi Lulusan |
Kompetensi Inti |
Kompetensi Dasar |
Indikator Pencapaian Kinerja |
Materi Pembelajaran |
Nilai Karakter |
Kegiatan Pembelajaran |
Rencana Penilaian |
|
|
Sikap |
Memiliki perilaku yang mencerminkan sikap : 1.beriman dan
bertakwa kepada Tuhan YME, 2.berkarakter, jujur,
dan peduli, 3.bertanggungjawab, 4.pembelajar
sejati sepanjang hayat, dan 5.sehat jasmani
dan rohani Sesuai dengan perkembangan anak di lingkungan
keluarga, sekolah, masyarakat dan lingkungan alam sekitar, bangsa, negara,
dan kawasan regional. |
1.
Menerima dan menjalankan
ajaran agama yang dianutnya |
1.1
Menyadari keutamaan membaca Al-
Quran dengan baik dan benar sesuai kaidah Ilmu Tajwid |
1.1.1 Meyakini
pentingnya hukum bacaan Qalqalah dalam Q.S. al-Bayyinah (98), Q.S. al-Kafirun
(109), dan Al- Qur’an surah-surah pendek pilihan |
Keutamaan membaca Al-
Quran dengan baik dan benar sesuai kaidah Ilmu Tajwid |
·
Religius ·
Mandiri ·
Gotong
royong ·
Kejujuran ·
Kerja
keras · Percaya diri · Kerjasama |
Pembiasaan
membaca Al- Quran dengan baik dan benar sesuai kaidah Ilmu Tajwid |
Teknik Penilaian: -
Penilaian diri -
Penilaian sejawat Bentuk Instrumen: -
Lembar Pengamatan Perkembangan
Sikap |
|
|
2.
Menunjukkan
perilaku jujur,
disiplin, tanggungjawab, peduli (toleransi, gotong royong), santun, percaya diri, dalam
berinteraksi secara efektif dengan
lingkungan
sosial dan
alam dalam jangkauan
pergaulan dan
keberadaannya |
2.1
Terbiasa membaca Al- Quran
dengan baik dan benar dalam kehidupan sehari-hari |
2.1.1 Terbiasa
menerapkan hukum bacaan Qalqalah dalam Q.S. al-Bayyinah(98), al-
Kafirun (109), dan Al-Qur’an surah-surah Pendek pilihan |
Membaca
Al- Quran dengan baik dan benar dalam kehidupan sehari-hari |
|
Pembimbingan membaca Al-
Quran dengan baik dan benar dalam kehidupan sehari-hari |
Teknik Penilaian: -
Observasi -
Catatan -Jurnal Bentuk Instrumen: -
Lembar Pengamatan Perkembangan
Sikap |
|||
|
Pengeta-huan |
Memiliki pengetahuan faktual, konseptual, prosedural, dan metakognitif pada tingkat teknis dan spesifik sederhana berkenaan dengan : 1.
ilmu pengetahuan, 2.
teknologi, 3.
seni, dan 4.
budaya. Mampu mengaitkan pengetahuan di atas dalam konteks diri sendiri, keluarga, sekolah, masyarakat dan lingkungan alam sekitar, bangsa, negara, dan kawasan regional. |
3.
Memahami
pengetahuan (faktual, konseptual,
dan prosedural) berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan,
teknologi, seni, budaya terkait fenomena dan kejadian tampak mata. |
3.1 Memahami
ketentuan hukum bacaan qalqalah dalam
Q.S. al-Bayyinah(98), al- Kafirun (109), dan Al-Quran surah-surah pendek
pilihan |
3.1.1 Menyebutkan
arti hukum bacaan qalqalah 3.1.2 Mengidentifikasi
hukum bacaan Qalqalah hukum bacaan 3.1.3 Menjelaskan
cara membunyikan Qalqalah 3.1.4 Menjelaskan
ciri-ciri hukum bacaan Qalqalah
dalam Q.S. al Bayyinah (98),
al-Kafirun (109), dan Al-Qur’an surah- surah pendek pilihan |
Hukum bacaan qalqalah dalam Q.S. al-Bayyinah(98), al- Kafirun (109), dan
Al-Quran surah-surah pendek pilihan |
·
Religius ·
Mandiri ·
Gotong
royong ·
Kejujuran ·
Kerja
keras · Percaya diri · Kerjasama |
Mengamati - Mengamati
penggalan ayat yang mengandung hukum bacaan qalqalah - Menyimak bacaan ayat yang mengandung hukum bacaan qalqalah dengan baik dan
benar Menanya -
Dengan
dimotivasi oleh guru, peserta didik
mengajukan pertanyaan atau
pernyataan yang terkait dengan hukum bacaan qalqalah -
Secara
berpasangan saling bertanya tentang bacaan qalqalah Mengeksplorasi
-
Secara
kelompok menggali informasi tentang pengertian hukum bacaan qalqalah,
ketentuan hukum bacaan qalqalah dari berbagai sumber; buku literatur, jurnal, ensiklopedi, media elektronik maupun cetak -
Mencari
contoh-contoh hukum bacaan
qalqalah yang ada dalam Al-Quran, khususnya Q.S. al-Kafirun dan QS.
al-Bayyinah Mengasosiasi -
Mendiskusikan
dan merumuskan hasil pencarian informasi tentang hukum bacaan qalqalah - Mengidentifikasi hukum bacaan qalqalah yang ada dalam Q.S. al-Kafirun, QS.
al-Bayyinah, dan Surah lainnya dalam Al-Quran. - Menyusun kesimpulan hasil diskusi dengan bimbingan guru. |
Teknik Penilaian: ·
Teslisan ·
Tes tertulis ·
Observasi Bentuk instrumen penilaian: ·
Pertanyaan-pertanyan lisan
tentang hukum bacaan qalqalah · Pertanyaan
tertulis berupa soal tentang: hukum bacaan qalqalah |
|
|
Keteram-pilan |
Memiliki keterampilan berpikir dan bertindak: 1.
kreatif, 2.
produktif, 3.
kritis, 4.
mandiri, 5.
kolaboratif, dan 6.
komunikatif melalui pendekatan ilmiah sesuai dengan yang dipelajari di satuan pendidikan dan sumber lain secara mandiri |
4.
Mencoba,
mengolah, dan menyaji dalam ranah
konkret (menggunakan, mengurai, merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan
ranah abstrak (menulis, membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang)
sesuai dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam
sudut pandang/teori |
4.1 Menerapkan
hukum bacaan qalqalah dalam Q.S. al-Bayyinah(98),
al- Kafirun (109), dan Al-Quran surah-surah pendek pilihan |
4.1.1
Mempraktikkan hukum bacaan
Qalqalah dalam Q.S. al-Bayyinah (98),
al- Kafirun (109), dan Al-Qur’an surah-surah pendek pilihan dengan
benar |
Hukum bacaan qalqalah dalam Q.S. al-Bayyinah(98), al- Kafirun (109), dan
Al-Quran surah-surah pendek pilihan |
·
Religius ·
Mandiri ·
Gotong
royong ·
Kejujuran ·
Kerja
keras · Percaya diri · Kerjasama |
Mengkomunikasikan - Mempresentasikan
hukum bancaan qalqalah yang ada dalam
Q.S. al-Kafirun, QS. al-Bayyinah, dan Surah lainnya dalam Al-Qur’an -
Menunjukkan contoh hukum bacaan qalqalah
yang ada dalam Q.S. al-Kafirun,
QS. al-Bayyinah, dan Surah lainnya dalam Al-Quran |
TeknikPenilaian: ·
Tes unjuk kerja ·
Tes Praktik ·
fortofolio Bentuk instrumen penilaian: Keterampilan Tugas - Mengumpulkan peta konsep tentang hukum bacaan qalqalah. Observasi - Mengamati pelaksanaan diskusi/kerja kelompok
dengan menggunakan lembar observasi yang memuat: -
Kejelasan dan
kedalaman informasi yang diperoleh -
Keaktifan
dalam diskusi -
Kejelasan dan
kerapian paparan hasil kerja. Portofolio - Membuat paparan tentang isi kandungan hadist-hadist tentang iman dan ibadah yang diterima
Allah SWT. |
|
|
|
|
||||||||
|
Sikap |
Memiliki perilaku yang mencerminkan sikap : 1.
beriman
dan bertakwa kepada Tuhan
YME, 2.
berkarakter, jujur, dan peduli, 3.
bertanggungjawab, 4.
pembelajar sejati
sepanjang hayat, dan 5.
sehat jasmani dan
rohani Sesuai dengan perkembangan anak di lingkungan keluarga,
sekolah, masyarakat dan lingkungan alam sekitar, bangsa, negara, dan kawasan
regional. |
1.
Menerima
dan menjalankan ajaran agama yang dianutnya |
1.2 Menyadari keutamaan
sikap tasamuh |
1.2.1
Meyakini Alquran dan dan Hadits
sebagai pedoman hidup |
Kesadaran pentingnya
sikap
tasamuh |
·
Religius ·
Mandiri ·
Gotong
royong ·
Kejujuran ·
Kerja
keras · Percaya diri · Kerjasama |
Pembiasaan
bersikap tasamuh |
Teknik Penilaian: ·
Non tes (pengamatan) Bentuk Instrumen: ·
Lembar Pengamatan Perkembangan
Sikap |
|
|
|
|
1
Menunjukkan
perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (toleransi, gotong royong),
santun, percaya diri, dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan
sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya |
2.2 Memiliki sikap tasamuh
sebagai implementasi dari pemahaman tentang isi kandungan Q.S. al- Kafirun (109), Q.S. al-Bayyinah
(98), dan hadist tentang toleransi dalam kehidupan sehari-hari |
2.2.1
Memiliki sikap
tasamuh (toleran) sesuai dengan kandungan
Q.S al Kafiruun (109), Q.S
al-Bayyinah (98) dan hadis tentang toleransi |
Isi
kandungan Q.S. al- Kafirun (109), Q.S.
al-Bayyinah (98), dan hadist tentang toleransi dalam kehidupan sehari-hari |
|
Pembimbingan bersikap
tasamuh sebagai implementasi dari
pemahaman tentang isi kandungan Q.S.
al- Kafirun (109), Q.S. al-Bayyinah (98), dan hadist tentang toleransi dalam
kehidupan sehari-hari |
Teknik Penilaian: ·
Non tes (pengamatan) Bentuk Instrumen: ·
Lembar Pengamatan Perkembangan
Sikap |
|
|
Pengeta-huan |
Memiliki pengetahuan faktual, konseptual, prosedural, dan metakognitif pada tingkat teknis dan spesifik sederhana berkenaan dengan : 1.
ilmu pengetahuan, 2.
teknologi, 3.
seni, dan 4.
budaya. Mampu mengaitkan pengetahuan di atas dalam konteks diri sendiri, keluarga, sekolah, masyarakat dan lingkungan alam sekitar, bangsa, negara, dan kawasan regional. |
2
Memahami
pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan rasa ingin
tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait fenomena
dan kejadian tampak mata. |
3.2
Memahami isi kandungan Q.S. al- Kafirun (109), Q.S al-Bayyinah
(98) tentang toleransi dan membangun
kehidupan umat beragama dan hadist riwayat Ahmad, At-Tirmzi, Ibnu Hibban,
Al-Hakim, Al-Baihaqi dari Ibnu Umar r.a. خير
الاصحاب عند الله
خيرهم لصاحبه
وخير الجيران
عند الله خيرهم
لجاره dan hadist riwayat Muslim dari Anas bin
Malik والذى
نفسى بيده لا
يؤمن عبد حتى
يحب لجاره مايحب
لنفسه |
3.2.1
Membaca Q.S al Kafiruun (109), Q.S
al-Bayyinah (98) 3.2.2
Menerjemahkan Q.S
al Kafiruun (109), Q.S
al-Bayyinah (98) 3.2.3
Menjelaskan isi
kandungan Q.S al Kafiruun (109), Q.S al-Bayyinah (98) tentang
toleransi 3.2.4
Mengaitkan isi
kandungan Q.S al
Kafiruun (109), Q.S al-Bayyinah (98) tentang toleransi dengan
fenomena kehidupan 3.2.5
Menerjemahkan
hadits riwayat hadist riwayat Ahmad, At-Tirmizi, Ibnu
Hibban, Al-Hakim, Al-Baihaqi dari Ibnu Umar r.a. خير
الاصحاب عند الله
خيرهم لصاحبه
وخير الجيران
عند الله خيرهم
لجاره dan hadist riwayat Muslim dari Anas bin
Malik والذى
نفسى بيده لا
يؤمن عبد حتى
يحب لجاره مايحب
لنفسه |
Ayat-ayat Al-Qur’an tentang toleransi QS. al-Kafirun (109) QS. al-Bayyinah (89) Hadist – hadist tentang toleransi dalam
berte-tangga: Hadist riwayat Ahmad, At-Tirmzi, Ibnu Hibban,
Al-Hakim, Al-Baihaqi dari Ibnu Umar r.a. خير الاصحاب عند الله يرهم لصاحبه وخير الجيران عند
لله خيرهم لجاره Hadist riwayat Muslim dari Anas bin Malik والذى نفسى بيده لا يؤمن عبد حتى يحب لجاره مايحب
لنفسه |
·
Religius ·
Mandiri ·
Gotong
royong ·
Kejujuran ·
Kerja
keras · Percaya diri · Kerjasama |
Mengamati -
Mengamati gambar, foto, tayangan vidio
atau fenomena dalam kehidupan sehari-hari yang terkait dengan kerukunan dan
keharmonisan di masyarakat Menanya -
Dengan
dimotivasi oleh guru, peserta didik mengajukan pertanyaan atau pernyataan
yang terkait dengan toleransi beragama dan keharmonisan di masyarakat -
Secara
berpasanangan siswa saling bertanya tentang toleransi beragama dan
keharmonisan di masyarakat Mengexplorasi -
Menggali
informasi dari berbagai sumber tentang isi kandungan Q.S. al-Kafirun dan QS.
al-Bayyinah. -
Mencari informasi dari berbagai sumber tentang terjemahan kata dan isi
kandungan hadis hadis riwayat Ahmad, At-Tirmzi, Ibnu Hibban,
Al-Hakim, Al-Baihaqi dari Ibnu Umar r.a. خير الاصحاب عند الله خيرهم لصاحبه
وخير الجيران عند الله خيرهم لجاره dan hadist riwayat Muslim dari
Anas bin Malik والذى نفسى بيده لا يؤمن عبد حتى
يحب لجاره مايحب لنفسه Asosiasi -
Secara
berkelompok mendiskusikan dan merumuskan hasil pencarian informasi tentang
isi kandungan QS. al-Kafirun dan QS. al-Bayyinah dan hadist riwayat Ahmad,
At-Tirmzi, Ibnu Hibban, Al-Hakim, Al-Baihaqi dari Ibnu Umar r.a. : خير الاصحاب عند الله خيرهم لصاحبه
وخير الجيران عند الله خيرهم لجاره dan hadist riwayat Muslim dari
Anas bin Malik والذى نفسى بيده لا يؤمن عبد حتى
يحب لجاره مايحب لنفسه Serta
merumuskannya secara tertulis. -
Mengidentifikasi
sikap tasammuh yang sesuai dengan isi kandungan QS. al-Kafirun dan QS.
al-Bayyinah dan hadist riwayat Ahmad, At-Tirmzi, Ibnu Hibban, Al-Hakim,
Al-Baihaqi dari Ibnu Umar r.a: خير
الاصحاب عند الله خيرهم لصاحبه وخير الجيران عند الله خيرهم لجاره dan hadis riwayat Muslim dari Anas
bin Malik والذى نفسى بيده لا يؤمن عبد حتى
يحب لجاره مايحب لنفسه - Menyusun kesimpulan hasil diskusidengan bimbingan guru. |
Teknik Penilaian: ·
Tes lisan ·
Tes tertulis ·
Observasi Bentuk instrumen penilaian: Pertanyaan-pertanyan
lisan tentang ·
isi kandungan Q.S. al-Kafirun
dan QS. al-Bayyinah. ·
kerukunan dan keharmonisan di masyarakat Pertanyaan tertulis berupa soal tentang: ·
isi kandungan Q.S. al-Kafirun
dan QS. al-Bayyinah. ·
kerukunan dan keharmonisan di masyarakat |
|
|
Keteram-pilan |
Memiliki keterampilan berpikir dan bertindak: 1.
kreatif, 2.
produktif, 3.
kritis, 4.
mandiri, 5.
kolaboratif, dan 6.
komunikatif melalui pendekatan ilmiah sesuai dengan yang dipelajari di satuan pendidikan dan sumber lain secara mandiri |
3
Mencoba,
mengolah, dan menyaji dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai, merangkai,
memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca, menghitung,
menggambar, dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajari di sekolah dan
sumber lain yang sama dalam sudut pandang/teori |
4.2 Mendemonstrasikan sikap
tasammuh (toleran) dalam membangun kehidupan beragama sesuai hadist riwayat
Ahmad, At-Tirmzi, Ibnu Hibban, Al-Hakim, Al-Baihaqi dari Ibnu Umar r.a. |
4.2.1
Mendemonstrasikan sikap tasammuh (toleran) dalam membangun
kehidupan beragama sesuai dengan kandungan kandungan
Q.S al Kafiruun (109), Q.S
al-Bayyinah (98) dan hadis tentang toleransi. |
Ayat-ayat Al-Qur’an tentang toleransi QS. al-Kafirun (109) QS. al-Bayyinah (89) Hadist – hadist tentang toleransi dalam
berte-tangga: Hadist riwayat Ahmad, At-Tirmzi, Ibnu Hibban,
Al-Hakim, Al-Baihaqi dari Ibnu Umar r.a. خير الاصحاب عند الله يرهم لصاحبه وخير الجيران عند
لله خيرهم لجاره Hadist riwayat Muslim dari Anas bin Malik والذى نفسى بيده لا يؤمن عبد حتى يحب لجاره مايحب
لنفسه |
·
Religius ·
Mandiri ·
Gotong
royong ·
Kejujuran ·
Kerja
keras · Percaya diri · Kerjasama |
Komunikasi -
Mempresentasikan hasil pencarian
informasi dan diskusi kelompok tentang
isi kandungan QS. al-Kafirun dan QS. al-Bayyinah dan hadist riwayat
Ahmad, At-Tirmzi, Ibnu Hibban, Al-Hakim, Al-Baihaqi dari Ibnu Umar r.a: خير الاصحاب عند الله خيرهم لصاحبه
وخير الجيران عند الله خيرهم لجاره dan hadis riwayat Muslim dari Anas
bin Malik والذى نفسى بيده لا يؤمن عبد حتى
يحب لجاره مايحب لنفسه -
Memberikan tanggapan dari papararan tentang isi kandungan QS. al-Kafirun dan
QS. al-Bayyinah dan hadis riwayat Ahmad, At-Tirmzi, Ibnu Hibban,
Al-Hakim, Al-Baihaqi dari Ibnu Umar r.a: dan hadist
riwayat Muslim dari Anas bin Malik -
Menunjukkan contoh sikap tasammuh dalam
masyarakat yang sesuai dengan isi kandungan QS. al-Kafirun dan QS. al-Bayyinah dan hadist riwayat Ahmad,
At-Tirmzi, Ibnu Hibban, Al-Hakim, Al-Baihaqi dari Ibnu Umar r.a: dan hadist riwayat Muslim dari Anas bin Malik |
TeknikPenilaian: ·
Tes unjuk kerja ·
Tes Praktik ·
fortofolio Bentuk instrumen penilaian: Keterampilan Tugas Membuat dan melaku-kan
sosiodrama tentang sikap toleransi. Observasi -
Mengamati
pelaksanaan diskusi dengan menggunakan lembar observasi yang memuat: -
Kejelasan dan
kedalaman informasi yg diperoleh -
Keaktifan
dalam diskusi -
Kejelasan dan
kerapian presentasi/resume Portofolio -
Membuat
paparan tentang isi kandungan QS. al-Kafirun dan QS. al-Bayyinah dan hadist riwayat
Ahmad, At-Tirmzi, Ibnu Hibban, Al-Hakim, Al-Baihaqi dari Ibnu Umar r.a. : خير الاصحاب عند الله
خيرهم لصاحبه وخير الجيران عند الله خيرهم لجاره dan hadist riwayat Muslim dari Anas bin Malik والذى نفسى بيده لا يؤمن عبد حتى
يحب لجاره مايحب لنفسه · |
|
|
|
|
||||||||
|
Sikap |
Memiliki perilaku yang mencerminkan sikap : 1.
beriman
dan bertakwa kepada Tuhan
YME, 2.
berkarakter, jujur, dan peduli, 3.
bertanggungjawab, 4.
pembelajar sejati
sepanjang hayat, dan 5.
sehat jasmani dan
rohani Sesuai dengan perkembangan anak di lingkungan
keluarga, sekolah, masyarakat dan lingkungan alam sekitar, ‘bangsa, negara,
dan kawasan regional. |
1.
Menerima
dan menjalankan ajaran agama yang dianutnya |
1.3
Meyakini pentingnya sikap optimis
dan istiqamah dalam berdakwah |
1.3.1
Meyakini pentingnya
sikap optimis dan istiqomah dalam berdakwah |
Optimis dan istiqamah
dalam berdakwah |
·
Religius ·
Mandiri ·
Gotong
royong ·
Kejujuran ·
Kerja
keras · Percaya diri · Kerjasama |
Pembiasaan
bersikap optimis dan istiqamah dalam berdakwah |
Teknik Penilaian: ·
Non tes (pengamatan) Bentuk Instrumen: ·
Lembar Pengamatan Perkembangan
Sikap |
|
|
|
|
2. Menunjukkan perilaku jujur, disiplin,
tanggungjawab, peduli (toleransi, gotong royong), santun, percaya diri, dalam
berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan
pergaulan dan keberadaannya |
2.3
Memiliki sikap
optimis dan istiqamah dalam berdakwah
sebagai implementasi dari pemahaman tentang isi kandungan Q.S. al-Lahab (111) dan Q.S an-Nasr (110)
dalam kehidupan sehari-hari |
2.3.1
Memiliki sikap
optimis dan istiqomah dalam berdakwah sesuai isi kandungan Q.S. al-Lahab (111) dan Q.S an-Nasr
(110) dalam kehidupan sehari-hari |
Pembiasaan bersikap
optimis dan istiqamah dalam berdakwah
sebagai implementasi dari pemahaman tentang isi kandungan Q.S. al-Lahab (111) dan Q.S an-Nasr (110)
dalam kehidupan sehari-hari |
·
Religius ·
Mandiri ·
Gotong
royong ·
Kejujuran ·
Kerja
keras · Percaya diri · Kerjasama |
Pembimbingan bersikap optimis dan
istiqamah dalam berdakwah sebagai
implementasi dari pemahaman tentang isi kandungan Q.S. al-Lahab (111) dan Q.S an-Nasr (110)
dalam kehidupan sehari-hari |
Teknik Penilaian: ·
Non tes (pengamatan) Bentuk Instrumen: ·
Lembar Pengamatan Perkembangan
Sikap |
|
|
Pengeta-huan |
Memiliki pengetahuan faktual, konseptual, prosedural, dan metakognitif pada tingkat teknis dan spesifik sederhana berkenaan dengan : 1.
ilmu pengetahuan, 2.
teknologi, 3.
seni, dan 4.
budaya. Mampu mengaitkan pengetahuan di atas dalam konteks diri sendiri, keluarga, sekolah, masyarakat dan lingkungan alam sekitar, bangsa, negara, dan kawasan regional. |
2
Memahami
pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan rasa ingin
tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait fenomena
dan kejadian tampak mata. |
3.3
Memahami isi
kandungan Q.S. al-Lahab (111) dan Q.S an-Nasr (110) tentang problematika
dakwah |
3.3.1
Memahami pengertian
dakwah 3.3.2
Memahami makna
istiqomah 3.3.3
Memahami kaitan
dakwah dengan sikap istiqomah 3.3.4
Membaca Q.S.
al-Lahab (111) dan Q.S an-Nasr (110) 3.3.5
Menerjemahkan Q.S. al-Lahab (111) dan Q.S an-Nasr (110) |
Sikap istiqamah dalam berdakwah sesuai Ayat-ayat
Al-Quran QS. al-Lahab QS. an-Nasr |
·
Religius ·
Mandiri ·
Gotong
royong ·
Kejujuran ·
Kerja
keras · Percaya diri · Kerjasama |
Mengamati - Mengamati gambar atau tayangan atau kisah tentang
problematika dan tantangan dakwah. - Mencermati bacaan Q.S.al-lahab (111) dan Q.S. an-Nasr (110). Menanya - Dengan dimotivasi oleh guru, mengajukan pertanyaan atau pernyataan
tentang hal-hal yang terkait dengan tantangan dan problematika dakwah - Secara berpasangan
saling bertanya terkait dengan
tantangan dan problematika dakwah Mengeksplorasi -
Menggali
informasi dari berbagai sumber tetang terjemahan kata dari Q.S.al-lahab (111) dan Q.S. an-Nasr (110). -
Menggali
informasi dari berbagai sumber tentang isi kandungan Q.S.al-lahab (111) dan Q.S. an-Nasr (110). -
Diskusi menyusun arti perkata -
Secara berpasangan menghafalkan Q.S.
al- Q.S.al-lahab (111) dan Q.S. an-Nasr (110). Mengasosiasi - Mendiskusikan hasil pengumpulan informasi dari
beberapa sumber tentang isikandungan Q.S.al-lahab (111) dan Q.S. an-Nasr (110). - merumuskan
hasil penggalian informasi tentang isi kandungan Q.S.al-lahab (111) dan Q.S. an-Nasr (110). - Mengidentifikasi sikap istikomah Rasulullah SAW.. dalam
berdakwah sesuai isi kandungan Q.S.al-Lahab (111) dan Q.S. an-Nasr (110). - Menyusun kesimpulan isi kandungan ayat dengan
bimbingan guru. |
Teknik Penilaian: ·
Tes lisan ·
Tes tertulis ·
Observasi Bentuk instrumen penilaian: Pertanyaan-pertanyan
lisan tentang ·
problematika dan tantangan dakwah. Pertanyaan tertulis berupa soal tentang: ·
problematika dan tantangan dakwah. |
|
|
Keteram-pilan |
Memiliki keterampilan berpikir dan bertindak: 1.
kreatif, 2.
produktif, 3.
kritis, 4.
mandiri, 5.
kolaboratif, dan 6.
komunikatif melalui pendekatan ilmiah sesuai dengan yang dipelajari di satuan pendidikan dan sumber lain secara mandiri |
3
Mencoba,
mengolah, dan menyaji dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai, merangkai,
memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca, menghitung,
menggambar, dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajari di sekolah dan
sumber lain yang sama dalam sudut pandang/teori |
4.3
Mendemonstrasikan sikap
istikomah Rasulullah SAW. dalam menghadapi tantangan kaum kafir, sesuai isi
kandungan Q.S. al-Lahab (111) dan Q.S an-Nasr (110) Sikap istiqamah dalam
berdakwah sesuai Ayat-ayat Al-Quran |
4.3.1
Mensimulasikan
sikap dakwah Rosulullah SAW dalam menghadapi tantangan kaum kafir seseuai
dengan kandungan Q.S. al-Lahab (111) dan Q.S an-Nasr (110) |
Sikap istiqamah dalam berdakwah sesuai Ayat-ayat
Al-Quran QS. al-Lahab QS. an-Nasr |
·
Religius ·
Mandiri ·
Gotong
royong ·
Kejujuran ·
Kerja
keras · Percaya diri · Kerjasama |
Mengkomunikasikan - Memaparkan hasil diskusi isi kandungan Q.S.al-lahab (111) dan Q.S. an-Nasr (110). - Menanggapi paparan isi kandungan Q.S.al-lahab (111) dan Q.S. an-Nasr (110). - Menunjukkan contoh sikap istikomah Rasulullah Saw.
dalam berdakwah. |
TeknikPenilaian: ·
Tes unjuk kerja ·
Tes Praktik ·
fortofolio Bentuk instrumen penilaian: Tugas - Membuat esai
terkait biografi tokoh-tokoh penentang dakwah Observasi -
Mengamati
pelaksanaan diskusi dengan menggunakan lembar observasi yang memuat: -
Kejelasan dan
kedalaman informasi yg diperoleh -
Keaktifan
dalam diskusi -
Kejelasan
paparan hasil kerja Portopolio -
Membuat paparan/ peta konsep tentang isi kandunganQ.S. al-Lahab
dan QS. an-Nashr |
|
Tidak ada komentar:
Posting Komentar