PEMETAAN KOMPETENSI
DAN
TEKNIK PENILAIAN
MATA PELAJARANAL-QUR’AN HADIS / GENAP
MTsS TAUHIDUL AFKAR
KOMPETENSI
INTI
1. Menghargai dan menghayati ajaran agama
yang dianutnya
2.
Menghargai dan menghayati perilaku jujur, disiplin,
tanggungjawab, peduli (toleransi, gotong royong), santun, percaya diri, dalam
berinteraksi secara efektif
dengan lingkungan sosial dan alam dalam
jangkauan pergaulan dan keberadaannya
3.
Memahami pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural)
berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni,
budaya terkait fenomena dan
kejadian tampak mata
4.
Mencoba, mengolah, dan menyaji dalam ranah konkret
(menggunakan, mengurai, merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak
(menulis, membaca, menghitung,
menggambar, dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber
lain yang sama dalam sudut pandang/teori
|
No |
Kompetensi
Dasar |
Indikator |
Materi Pokok |
Kriteria Ketuntasan |
TeknikPenilaian |
||||
|
Tes |
Perf. |
Prod |
Proy |
Port |
|||||
|
1 |
1.1
Menyadari keutamaan membaca Al-Quran dengan baik dan benar sesuai kaidah
Ilmu Tajwid 2.1
Terbiasa membaca Al- Quran dengan baik dan benar dalam kehidupan
sehari-hari 3.1
Memahami ketentuan hukum bacaan qalqalah dalam Q.S. al-Bayyinah(98), al-
Kafirun (109), dan Al-Quran surah-surah pendek pilihan 4.1. Menerapkan hukum bacaan
qalqalah dalam Q.S. al-Bayyinah(98), al- Kafirun (109), dan Al-Quran
surah-surah pendek pilihan |
1.1.1
Meyakini pentingnya hukum bacaan Qalqalah dalam Q.S. al-Bayyinah (98),
Q.S. al-Kafirun (109), dan Al- Qur’an surah-surah pendek pilihan 2.1.1
Terbiasa menerapkan hukum bacaan Qalqalah dalam Q.S. al-Bayyinah(98), al-
Kafirun (109), dan Al-Qur’an surah-surah Pendek pilihan 3.1.1
Menyebutkan arti
hukum bacaan qalqalah 3.1.2
Mengidentifikasi
hukum bacaan Qalqalah hukum bacaan 3.1.3
Menjelaskan cara
membunyikan Qalqalah 3.1.4
Menjelaskan
ciri-ciri hukum bacaan Qalqalah
dalam Q.S. al Bayyinah (98),
al-Kafirun (109), dan Al-Qur’an surah- surah pendek pilihan 4.1.1
Mempraktikkan
hukum bacaan Qalqalah dalam Q.S.
al-Bayyinah (98), al- Kafirun (109), dan Al-Qur’an surah-surah pendek
pilihan dengan benar |
Kunikmati
Keindahan Al-Qur’an dengan Tajwid |
|
√ |
√ |
|
|
|
|
2 |
1.2
Menyadari keutamaan sikap tasamuh 2.2
Memiliki sikap tasamuh sebagai implementasi dari pemahaman tentang
isi kandungan Q.S. al- Kafirun (109),
Q.S. al-Bayyinah (98), dan hadist tentang toleransi dalam kehidupan
sehari-hari 4.2
Memahami isi kandungan Q.S. al-Kafirun (109),
Q.S al-Bayyinah (98) tentang toleransi dan membangun kehidupan umat beragama
dan hadist riwayat Ahmad, At-Tirmizi, Ibnu Hibban, Al-Hakim, Al-Baihaqi dari
Ibnu Umar r.a. خير الاصحاب عند
الله خيرهم لصاحبه
وخير الجيران
عند الله خيرهم
لجاره dan hadist riwayat
Muslim dari Anas bin Malik والذى نفسى بيده لا
يؤمن عبد حتى
يحب لجاره مايحب
لنفسه 4.2
Mendemonstrasikan sikap tasammuh (toleran)
dalam membangun kehidupan beragama sesuai hadist riwayat Ahmad, At-Tirmzi,
Ibnu Hibban, Al-Hakim, Al-Baihaqi dari Ibnu Umar r.a. |
1.2.1
Meyakini
Alquran dan dan Hadits sebagai pedoman hidup 2.2.1
Memiliki
sikap tasamuh (toleran) sesuai dengan kandungan Q.S al Kafiruun (109), Q.S al-Bayyinah (98)
dan hadis tentang toleransi 3.2.1
Membaca
Q.S al Kafiruun (109), Q.S al-Bayyinah (98) 3.2.2
Menerjemahkan Q.S al Kafiruun (109), Q.S al-Bayyinah (98) 3.2.3
Menjelaskan
isi kandungan Q.S al Kafiruun (109),
Q.S al-Bayyinah (98) tentang toleransi 3.2.4
Mengaitkan
isi kandungan Q.S al Kafiruun (109),
Q.S al-Bayyinah (98) tentang toleransi dengan fenomena kehidupan 3.2.5
Menerjemahkan
hadits riwayat hadist riwayat Ahmad, At-Tirmizi, Ibnu Hibban, Al-Hakim,
Al-Baihaqi dari Ibnu Umar r.a. خير الاصحاب عند
الله خيرهم لصاحبه
وخير الجيران
عند الله خيرهم
لجاره
dan hadist riwayat Muslim dari Anas bin Malik والذى نفسى
بيده لا يؤمن
عبد حتى يحب
لجاره مايحب لنفسه 4.2.1
Mendemonstrasikan
sikap tasammuh (toleran) dalam membangun kehidupan beragama sesuai dengan
kandungan kandungan Q.S al Kafiruun (109), Q.S al-Bayyinah (98) dan hadis
tentang toleransi. |
Sikap
Toleranku Mewujudkan Kedamaian |
|
√ |
√ |
|
|
|
|
3 |
1.3
Meyakini pentingnya sikap optimis dan istiqamah dalam berdakwah 4.3
Memiliki sikap optimis dan istiqamah dalam berdakwah sebagai implementasi dari pemahaman tentang
isi kandungan Q.S. al-Lahab (111) dan
Q.S an-Nasr (110) dalam kehidupan sehari-hari 4.3
Memahami isi kandungan Q.S. al-Lahab (111) dan Q.S an-Nasr (110) tentang
problematika dakwah 4.3
Mendemosntrasikan sikap istikomah Rasulullah SAW. dalam menghadapi tantangan kaum kafir, sesuai isi kandungan
Q.S. al-Lahab (111) dan Q.S an-Nasr (110) Sikap istiqamah dalam berdakwah
sesuai Ayat-ayat Al-Quran |
1.3.1
Meyakini
pentingnya sikap optimis dan istiqomah dalam berdakwah 2.3.1
Memiliki
sikap optimis dan istiqomah dalam berdakwah sesuai isi kandungan Q.S. al-Lahab (111) dan Q.S an-Nasr
(110) dalam kehidupan sehari-hari 3.3.1
Memahami
pengertian dakwah 3.3.2
Memahami
makna istiqomah 3.3.3
Memahami
kaitan dakwah dengan sikap istiqomah 3.3.4
Membaca
Q.S. al-Lahab (111) dan Q.S an-Nasr (110) 3.3.5
Menerjemahkan Q.S. al-Lahab (111) dan Q.S an-Nasr (110) 4.3.1
Mensimulasikan
sikap dakwah Rosulullah SAW dalam menghadapi tantangan kaum kafir seseuai
dengan kandungan Q.S. al-Lahab (111) dan Q.S an-Nasr (110) |
Istiqamah
Kunci Keberhasilanku |
|
|
|
|
|
|
Penetapan Teknik Penilaian
Dalam memilih teknik
penilaian mempertimbangkan ciri indikator,contoh:
o Apabila tuntutan indikator
melakukan sesuatu, maka teknik
penilaiannya
adalah unjuk kerja(performance).
o Apabila tuntutan indikator
berkaitan dengan pemahaman konsep, maka teknik
penilaiannya
adalah tertulis.
o Apabila tuntutan
indikator memuat
unsure penyelidikan,
maka teknik
penilaiannya
adalah proyek
Pacet, ..............................20
Mengetahui :
Kepala
MTsS TAUHIDUL
AFKAR Guru
Mata pelajaran,
…………………………….. ……………………………..
NIP. NIP.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar